
Heavy Equipment prime mover dengan menggunakan diesel engine memiliki prosedure starting dan shut-down system yang harus dipatuhi agar diesel engine life-time operation dapat mencapai life-time maximum.
Starting prosedure :
1. Check Engine
11. Periksa air radiator cukup [bila kurang tambahkan air jernih/hersih]
12. Periksa engine oil menunjukkan 'full' [lakukan minimal dua kali memastikan oil-lube cukup]
13. Periksa oil-lube Fuel Injection Pump [umumnya FIP menggunakan oil-lube SAE-10]
14. Periksa dust indicator [untuk memastikan bahwa saringan-udara kondisi layak]
15. Bersihkan dust [abu] yang melekat di pre-cleaner
16. Drain water yang mengendap fuel-filter [untuk engine yang memakai prefuel-strainer]
17. Drain water yang mengendap di fuel-tank [tampung di gelas untuk melihat endapan air]
18. Periksa air-battery - dipstick gauge menunjukkan pada posisi full
2. Check Transmission - Undercarriage and Attachment
21. Periksa Oil Main-clutch and Transmission pastikan cukup
22. Periksa Oil Final Drive and Steering System pastikan cukup
23. Periksa Tension Track-chain dengan menggunakan besi lurus [kiri dan kanan]
24. Periksa FIdler - CRoller -TRoller dari kebocoran oil-lube
25. Periksa Keausan facing FIdler Croller TRoller TLink Sprocket dan TShoe grouser
26. Periksa End Bit dan Cutting Edge kondisi memadai [mencegah blade tergesek aus]
3. Starting system [setelah check engine and machine kondisi siap operasi]
31. Operator dapat duduk di operator seat memeriksa dauge sumua lengkap
32. Periksa posisi lever transmission pada posisi - free -
33. Periksa brake system pada posisi - brake -
[mencegah suatu yang diluar dugaan dan agar posisi betul aman]
34. Operator dapat mulai memasukkan kunci kontak -
35. Putar kunci kontak berlawanan jarum - preheater - sampai lampu merah menyala.
36. Puter kunci kontak kekanan- throtle posisi shut-off - cranking - beberapa detil
37. Putar kunci kontak kekanan - throtle posisi low-idle - memanaskan engine
38. Setelah beberapa menit tambahkan throtle pada posisi idle
39. Test Hydraulic system dan periksa pastikan semua system tidak ada yang bocor
40. Unit siap opearsi dengan full-throtle
4. Shut-down prosedure
41. Pastikan parkir ditempat yang rata
42. Pastikan Hydraulic Blade pada posisi turun dan blade posisi rata tanah
43. Pastikan Brake sudah terpasang untuk posisi parkir
44. Pastikan throtle sudah kembali ke posisi low-idle
45. Setelah semua dalam posisi aman termasuk oil-lube setelah bekerja berat
46. Engine sudah dapat di shut-down
catatan :
sebelum meninggalkan unit :
47. pastikan unit bersih dari lumpur yang melekat di Undercarriage dan Unitnya
48. berikan catatan bila ada yang bocor - agar - besok segera diatasi mekanik
49. pastikan cran-fuel tertutup aman dan fuel-tank telah diisi penuh
50. doa syukur dan terima kasih telah beroperasi aman dan sukses kepada TYMK
+++
TQ
selamat bekerja